PPDI Cup 2026 Resmi Bergulir, Jadi Wadah Silaturahmi Perangkat Desa se-Wonosobo

Wonosobo.rilisjateng.com – Turnamen sepak bola Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Cup 2026 resmi bergulir di Alun-Alun Wonosobo, Senin (21/9/2026). Diikuti 16 tim, terdiri atas 15 tim perwakilan kecamatan dan satu tim dari unsur Forkopimda Kabupaten Wonosobo.

PPDI Cup 2026 yang berlangsung mulai 21 September hingga 1 Oktober 2026, selain menjadi ajang kompetisi olahraga, juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi antara perangkat desa, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kabupaten.

Berita Lainnya

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, menyambut positif penyelenggaraan turnamen tersebut dan berharap kegiatan olahraga yang melibatkan unsur pemerintahan desa dapat menjadi agenda yang berkelanjutan.

Menurut Afif, olahraga dapat menjadi media yang efektif untuk mempertemukan berbagai unsur pemerintahan dalam suasana yang lebih santai dan membangun kebersamaan. Karena itu, ia berharap PPDI Cup tidak sekadar menjadi kompetisi untuk memperebutkan piala, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan komunikasi.

“Ajang ini bisa menjadi wadah silaturahmi. Kita berharap kegiatan ini dilaksanakan dengan tertib dan menjadi sarana edukasi sepak bola di Wonosobo. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun,” ujar Afif.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat agar menjaga sportivitas serta kondusivitas selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, pertandingan sepak bola harus dapat menghadirkan hiburan yang positif bagi masyarakat sekaligus memberikan nilai edukasi.

“Jaga sportivitas dan kondusivitas. Ini menjadi sarana silaturahmi antar perangkat desa di Wonosobo. Mudah-mudahan menjadi tontonan sekaligus tuntunan yang baik bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Wonosobo Eko Purwanto mengatakan, PPDI Cup 2026 merupakan turnamen sepak bola yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh PPDI Kabupaten Wonosobo. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan berkembang menjadi agenda tahunan.

“Alhamdulillah, hari ini PPDI mengadakan turnamen sepak bola PPDI Cup tahun 2026 yang pertama kali. Insyaallah akan kita lanjutkan dari tahun ke tahun dan kita akan selalu mengadakan kegiatan seperti ini,” ujar Eko.

Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai unsur menjadi bagian dari tujuan utama penyelenggaraan PPDI Cup, yakni memperkuat hubungan dan komunikasi antar pemerintahan.

“Tujuan kami mengadakan kegiatan seperti ini adalah untuk ajang silaturahmi. Pesertanya perangkat desa, kemudian ada unsur dari Polsek, Koramil, dari 15 kecamatan. Tim yang ke-16 dari Pemda, ada unsur Polres, Dandim, Bupati, Wakil Bupati, dan PNS,” jelasnya.

Menurut Eko, pertemuan dalam suasana olahraga diharapkan dapat membuat hubungan antara pemerintahan desa, kecamatan, dan kabupaten semakin dekat.

Selain itu, Komunikasi yang terbangun melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin hubungan silaturahmi seperti ini terus berjalan, supaya saling mengenal antara pemerintahan desa, kecamatan, dan kabupaten. Hubungan antara desa, kecamatan, dan kabupaten bisa lebih baik lagi komunikasinya,” lanjut Eko.

Eko menuturkan, penyelenggaraan PPDI Cup 2026 juga dilatarbelakangi antusiasme perangkat desa terhadap kegiatan sepak bola. Sebelumnya, kompetisi sepak bola antar kecamatan digelar oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan. Karena tahun ini tidak menyelenggarakan padahal sejumlah perangkat desa dan peserta telah melakukan persiapan serta latihan, mendorong PPDI Kabupaten Wonosobo untuk mengakomodasi antusiasme tersebut melalui penyelenggaraan PPDI Cup.

“Teman-teman sudah banyak yang latihan dan berharap ada kegiatan seperti itu. Makanya kami pengurus PPDI Kabupaten Wonosobo berusaha untuk mengakomodirnya dan dialihkan menjadi PPDI Cup,” ungkap Eko.

Untuk penyelenggaraan perdana ini, turnamen memperebutkan Piala PPDI Cup. Eko berharap pelaksanaan PPDI Cup 2026 dapat memberikan manfaat bagi peserta maupun masyarakat Wonosobo.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan seperti ini bisa mendapatkan hikmah yang baik. Dari tahun ketahun bisa terus berjalan dan memberikan hiburan bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan kelancaran turnamen. Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga suasana tetap kondusif.

Semangat tersebut semakin relevan dengan prestasi yang baru-baru ini diraih Kabupaten Wonosobo dalam ajang PKDI Cup, kompetisi yang diikuti kepala desa. Dalam ajang tingkat nasional tersebut, Kabupaten Wonosobo berhasil meraih juara III nasional.

Melalui PPDI Cup 2026, semangat olahraga, sportivitas, dan silaturahmi diharapkan dapat terus tumbuh di lingkungan pemerintahan desa di Kabupaten Wonosobo.

Kick off turnamen ditandai dengan pertandingan perdana yang mempertemukan Kalikajar vs Leksono dan Kertek vs Kaliwiro Empat tim membuka perjalanan kompetisi dengan semangat untuk bertanding, menjunjung sportivitas, sekaligus membawa nama wilayah masing-masing.

Dengan semangat sportivitas, silaturahmi, dan gotong royong, PPDI Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi perdana, tetapi juga menjadi awal dari agenda olahraga yang dapat terus dilaksanakan dari tahun ke tahun di Kabupaten Wonosobo.(***)

Pos terkait